Tampilkan postingan dengan label dakwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dakwah. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Maret 2010

CATATAN AKHIR BAB I

1. ABD. Rosyad Shaleh, Manajemen Dakwah Islam, Penerbit dan Pentebar Buku-buku Jakarta, 1977, hal.7
2. Syeikh Ali Makhfuz, Hidayatul Mursyidin, Terjemahan Chadijah Nasution, Usaha Penerbitan Tiga A, 1970, hal.17.
3. Muhammad Natsir, Fungsi Dakwah Islam dalam rangka Perjuangan, hal.7
4. Letjen H. Sudirman. Problmatika Dakwah Islam di Indonesia. Form Dakwah, Pusat Dakwah Islam Indonesia. Jakarta, 1972, hal.47
5. www.google.co.id/ pengertian ilmu dakwah/Senin, 12 Oktober 2009.
6. www. qalbi.wordpress.com diakses 14 januari 2010 pukul 17.20 WIB.
7. Thomas W. Arnold. The Preaching of Islam diterjemahkan oleh A. Nawawi Rambe, (Jakarta : Penerbit Wijaya Jakarta, 1981), h. 10
8. Ibid. h. 12
9. Dalam sejarah pada saat Umar keluar, di jalan dia bertemu salah seorang di antara keluarganya menegurnya. ” saya mencari Muhammad”, jawabnya, ”aku akan membunuh si murtad yang telah membawa bencana pada Bangsa Quraisy, menuduh mereka bodoh, menghina agama mereka, dan mencemarkan Dewa-dewa mereka”. ”Mengapa engkau tidak terlebih dahulu membereskan keluargamu sendiri?” ”keluarga siapa?” bentak Umar. ”Iparmu Said dan adikmu Fatimah , mereka telah masuk Islam”. Mendengar ucapan ini, Umar segera lari kerumah adiknya, dimana dia menemui adiknya bersama suaminya dan khabbab yang mengajari mereka membaca Al-qur’an. Umar menyerbu masuk kedalam dan bertanya degan marahnya : ” Suara apa yang aku dengar?” ”tidak apa-apa”, jawab mereka. ”Hah, aku dengar tadi kamu mengucapkan sesuatu, dan aku tahu kalian telah menjadi pengikut Muhammad”. Pada saat itu ia menyerang Said dan memukulnya. Fatimah tampil kedepan dan membela suaminya, berkata sambil menangis : ”Ya, kami telah masuk Islam, kami percaya kepada Allah dan Rasulnya, bunuhlah kami kalau kau mau”. Pada perkelahian itu Fatima juga luka, dan tatkalah Umar menyaksikan darah mengalir di muka adiknya itu, ia menjadi sadar dan meliha untuk melihat lembaran yang mereka baca. Dengan perasaan bimbang akhirnya Fatimah menyerahkannya. (lihat Thomas W. Arnold. The Preaching of Islam diterjemahkan oleh A. Nawawi Rambe, h. 16)
10. Ibid.
11. Ibnu Ishaq, Das Leben Muhammed’s nach Muhammed Ibn Ishaq, bearbeitet von Abd el- Malik Ibn Hicham, hrsg von F. Wustenfeld (Gottingen, 1859) h. 225-6
12. UkaTjanrasasita (Ed.), Sejarah Nasional Indonesia III, (Jakarta, PN Balai Pustaka, 1984), h. 188-195
13. Thomas W. Arnold. The Preaching of Islam, h. 319
14. Ibid. h. 320-322
15. 1bid. h. 343-344
16. Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam, (Jakarta; PT. Raja Grafindo Persada, 2006), h. 200
17. Anas Mahyuddin, Islam cet. Ke-1, (Bandung: Pustaka Salman, 1983), h.54-94,
18. Sayyid Quthub, Nahwa Mujtama’Islami,(‘Amman: Maktabat al-Aqsha, 1969), h. 6.
19. Ibid.
20. Ibid., h. 7.
21. Michael H. Hart, Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah cet. Ke-11, terj. H. Mahbub Djunaidi, (Jakarta: Pustaka Jaya, 1990), h. 86-90.
22. Sayyid Quthub, Nahwa Mujtama’Islami, h. 8.
23. Sayyid Quthub, Ma’rakat al-Islam wa al-Ra’sumaliyyah, (Beirut: Dar al-Syuruq, 1993), cet. Ke-9, h. 12.
24. Sayyid Quthub, Ma’alim fi al-Thariq, (Kairo, Dar al-Syuruq, 1979), h. 47-48, al-Mustaqbal li Hadza al-Din, (Kairo: Dar al-Syuruq, 1974), h. 9-10.
25. Sayyid Quthub, Ma’alim fi al-Thariq, h. 6, 8.
26. Sayyid Quthub, Nahwa Mujtama’Islami, h. 11.
27. Ibid.
28. Ibid., h. 12.
29. Ibid.
30. Muhidin Asep, Dakwah dalam Perspektif al-Qur’an, (Bandung: Pustaka Setia, 2002), h. 62.
31. M. Ilyas Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid Qutub, (Jakarta: Penamadani, 2008), h. 164
32. Muhidin Asep, Dakwah dalam Perspektif al-Qur’an, h. 61
33. Ibid
34. M. Ilyas Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid Qutub, h. 165-167
35. Ibid
36. Ibid
37. Ibid
38. Ibid
39. Ibid
40. Al-Qahthani, Dakwah Islam Dakwah Bijak, (Jakarta: Gema Insani Press, 1994), h. 392
41. M. Ilyas Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid Qutub h. 180
42. Al-Qahthani, Dakwah Islam Dakwah Bijak, h. 393-394
43. M. Ilyas Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid Qutub, h. 181
44. Al-Qahthani, Dakwah Islam Dakwah Bijak, h. 403
45. Wardi Bahtiar, Metode Penelitian Ilmu Dakwah, (Jakarta, Logos, 1997) h.. 37
46. Nurul Badruttamam, Dakwah Kolaboratif Tarmizi Taher, (Jakarta, Grafindo 2005)h.. 98
47. Andy Dermawan. Metodologi Ilmu Dakwah, Cet.1-Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam, 2002
48. M. Ilyas Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid Qutub,
49. Hamzah Ya’qub, Publistik Islam cet. II, (Bandung: CV. Diponegoro, 1981), h. 37
50. M. Ilyas Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid Qutub, h. 311-312
51. Ibid. h. 314-315
52. Lihat QS. Al-Baqarah : 2-20
53. M. Natsir, Fiqhud Dakwah, (Jakarta: Dewan Dakwah Islamiyah), h. 125
54. Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, (Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 2002), h. 9-10
55. Wardi Bachtiar, Metodologi Penelitian Ilmu Dakwah (Jakarta Logos Wacana Ilmu 1997) h. 59
56. Paus A. Partanto dkk, Kamus Ilmiah Populer, (Surabaya: Arloka 1999), h. 461
57. Nasarudin Razaq, Metodologi Dakwah (Semarang Toha Putra 1976) h. 2
58. A. Ilyas Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid Quthub, h.247-248
59. Ibid.
60. Ibid.
61. Ibid.
62. Ibid.
63. Jalaluddin Rahmat, Retorika Modern; Sebua Kerangka Teori dan Praktek Berpidato, (Bandung: akasemika, 1982), h. 269
64. Muzair Suparta, Harjani Hefni, (Editor), Metode Dakwah, (Jakarta: Prenada, 2002), h. 249
65. Ismail Ilyas, Paradigma Dakwa Sayyid Qutub Cet. 2, h.257

DAFTAR PUSTAKA

Rosyad Shaleh, ABD. Manajemen Dakwah Islam, Jakarta, Penerbit dan Pentebar Buku- buku, Indonesia 1977

Syeikh Makhfuz, Ali. Hidayatul Mursyidin, Terjemahan Chadijah Nasution, Usaha Penerbitan Tiga A, 1970

Natsir, Muhammad. Fungsi Dakwah Islam dalam rangka Perjuangan, tt.

Letjen H. Sudirman. Problmatika Dakwah Islam di Indonesia. Form Dakwah, Pusat Dakwah Islam Indonesia. Jakarta, 1972

Andy Dermawan. Metodologi Ilmu Dakwah, Cet.1-Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam, 2002

Bachtiar, Wardi. Metodologi Peneliyian Ilmu Dakwah (Jakarta Logos Wacana Ilmu 1997)

A. Partanto, Paus dan al- Barri, M. Dahlan. Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arloka 1999

Razaq, Nasarudin. Metodologi Dakwah, Semarang Toha Putra 1976

Ismail, A. Ilyas. Paradigma Dakwah Sayyid Quthub, Jakarta Penamadani 2008

Al-Ghazali, Ihya ulumuddin, Bimbingan untuk Mencapai Tingkat Mukmin, Bandung, Diponegoro, 2000.
Muhidin Asep, Dakwah dalam Perspektif Al-Qur’an, Bandung, Pustaka Setia, 2002

Ali Aziz, Moh. Ilmu Dakwah, cet ke-1, Jakarta- kencana, 2004

Abduh, Muhammad. memperbaharui Komitmen Dakwah Cet ke 1, Daaru Tauzi’ wa Nasyr, kairo, mesir. 2004
Thomas W. Arnold. The Preaching of Islam diterjemahkan oleh A. Nawawi Rambe, Jakarta : Penerbit Wijaya Jakarta, 1981

Ibnu Ishaq, Das Leben Muhammed’s nach Muhammed Ibn Ishaq, bearbeitet von Abd el- Malik Ibn Hicham, hrsg von F. Wustenfeld, Gottingen, 1859

Mahyuddin, Anas. Islam cet. Ke-1, Bandung: Pustaka Salman, 1983

Michael H. Hart, Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah cet. Ke-11, terj. H. Mahbub Djunaidi, Jakarta: Pustaka Jaya, 1990


Sayyid Quthub, Ma’alim fi al-Thariq, Kairo, Dar al-Syuruq, 1979

, al-Mustaqbal li Hadza al-Din, Kairo: Dar al-Syuruq, 1974

, Nahwa Mujtama’Islami, ‘Amman: Maktabat al-Aqsha, 1969

, Ma’rakat al-Islam wa al-Ra’sumaliyyah cet. Ke-9, Beirut: Dar al-Syuruq, 1993

Al-Qahthani, Dakwah Islam Dakwah Bijak, Jakarta: Gema Insani Press, 1994

Hamzah Ya’qub, Publistik Islam cet. II, Bandung: CV. Diponegoro, 1981

Natsir, M. Fiqhud Dakwah, Jakarta: Dewan Dakwah Islamiyah, 1998

Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 2002

Muzair Suparta, Harjani Hefni, (Editor), Metode Dakwah, Jakarta: Prenada, 2002

Rahmat, Jalaluddin. Retorika Modern; Sebua Kerangka Teori dan Praktek Berpidato, Bandung: akasemika, 1982

Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam, Jakarta; PT. Raja Grafindo Persada, 2006

Tjanrasasita, Uka (Ed.), Sejarah Nasional Indonesia III, Jakarta, PN Balai Pustaka, 1984

www. qalbi.wordpress.com diakses 14 januari 2010 pukul 17.20 WIB.

TENTANG PENULIS

Ambo Illang lahir di Sulawesi Selatan, 9 Juli 1987, merupakan putra kelahiran bugis asli Wajo dari pasangan DG. Paraga (dibaca Daeng Paraga) dan Habiba. Ia dari keluarga sederhana dan tidak membiasakan diri bergantung sama orang tua. Setelah menamatkan pendidikan dasar di desa kelahirannya, ia melanjutkan studi di Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang yang merupakan salah satu Pondok Pesantren terkenal di Sulawesi Selatan. Di pesantren ini, ia belajar selama enam tahun, menyelasaikan pendidikan tingkat Tsanawiyah (2005) dan Aliyah (2008).

Selepas dari As’adiyah, ia hijrah ke Jakarta melanjutkan studi Strata satu (S-1) pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta. Disamping kuliah ia juga mulai menulis buku yang dibimbing oleh salah satu dosen Ilmu Dakwah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Beberapa jabatan yang pernah didudukinya dalam organisasi, antara lain: Ketua OSIS MTs. Putra 1 As’adiyah (2004-2005), Sie. Humas Ikatan Santri Pesantren As’adiyah (ISPA) Wajo (2005-2007), Kord. Bidang Dakwah Ikatan Santri Pesantren As’adiyah (ISPA) Wajo (2007-2009), Anggota Biro Pramuka Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sie. Humas Himpunan Qari-qoriah Mahasiswa (HIQMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sie. Sosialisasi Masyarakat (SOSMAS) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Disamping aktifis ia juga sebagai Pembina Pramuka di SDN 03 Kebayoran Lama Jakarta Selatan, SDN 03 Petukangan Utara Ciledug, dan MIN 2 Cempaka Putih Ciputat Tangerang Selatan, serta menjadi kepala TKA/TPA Nurul Huda RT. 01/04 Kampung Utan Ciputat.